Monday, April 25, 2005

1. Howard Schultz, Starbucks


Pernah dengar Starbucks? Kedai kopi dari Amerika yang berkembang dari 1 store di kota Seattle berkembang menjadi lebih dari 5000 store di seluruh dunia dan sampai hari ini masih terus membuka yg baru. pada tahun lalu menambah lebih dari 1300 store. Artinya setiap hari rata-rata buka 3 store lebih. Hebat bukan? Mungkin yg punya pengalaman buka toko lebih salut lagi kepada Starbucks.
Saya baru saja membaca bukunya Pour Your Heart Into It (Tuangkan hatimu ke dalamnya), CEO Howard Schultz menuliskan prinsip-prinsip yg telah membentuk keberhasilan Starbucks. Kunci keberhasilannya terletak pada kualitas produk & layanan, dengan kompensasi yg baik bagi karyawannya.
Mereka tidak pernah bernegosiasi mengenai kwalitas, harus selalu yang terbaik. Contohnya dalam keadaan harga kopi mentah naik 300%, Harga jual tidak bisa naik sedrastis itu, mereka tidak menurunkan sedikitpun kwalitas kopi yg dipakai. Walaupun bila mereka melakukannya hanya kurang dari 10% pelanggan pecinta kopi yg dapat menyadarinya.
Mereka membangun merk bukan dengan iklan besar-besaran, tapi dengan kwalitas yang diceritakan dari mulut ke mulut.
Untuk mendukung kwalitas, kepuasan karyawan menjadi mutlak. Starbucks dirancang untuk menjadi pemberi kerja pilihan, perusahaan yang didambakan oleh setiap orang untuk bekerja. Dengan membayar lebih besar dari upah yang pada umumnya berlaku di restoran dan toko eceran, dan dengan menawarkan tunjangan yang tidak dijumpai di mana pun, Starbucks menarik orang-orang yg terbaik.
CEOnya Howard schultz, meninggalkan tempat kerja yang mapan di Xerox untuk bergabung dengan perusahaan penjual kopi yang kecil karena melihat potensi perusahaan Starbuck.
Demikian juga banyak eksekutif dari perusahaan lain, meninggalkan perusahaan lama masuk ke Starbucks dengan gaji yang lebih kecil, tapi dengan tunjangan stock option, secara jangka panjang hasilnya lebih besar.
Pada awal mendirikan perusahaan, ceo mencari dana door to door, Dia berbicara dengan 242 orang, 217dari mereka mengatakan 'tidak'. Padahal nilai investasi Starbuck berkembang 100x dalam 5tahun. Investasi $100.000 menghasilkan $10jt dalam 5 tahun.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home